Jumat, 14 Oktober 2011

Semur , Kuliner Heritage Belanda - Indonesia

Melalui masakan, terselip cerita menarik tentang hubungan harmonis ratusan tahun lalu yang pernah terjalin antara bangsa Belanda dengan Indonesia.

Rempah-rempah
Semur memang berasal dari bahasa Belanda, smoor. Aslinya semur di Belanda adalah daging yang direbus dengan tomat dan bawang dalam waktu yang cukup lama (perlahan). Walaupun sebenarnya semur juga bukan makanan asli Belanda, namun semur merupakan hidangan tradisional Belanda bernama hachee yang dipersepsikan menurut budaya Indonesia.
Indonesia dengan kekayaan rempah-rempahnya memadukan hachee dengan ketumbar, pala, lada, cengkeh dan kayu manis untuk menguatkan rasa. Kelezatan semur semakin lengkap dengan tambahan kecap sebagai penguat rasa manis yang legit, mengeluarkan aroma serta memberikan warna coklat khas yang menggugah selera.Hal ini diungkapkan di sebuah presentasi kuliner yang diadakan oleh Kecap Bango beberapa waktu lalu. Presentasi di hadapan wartawan kuliner, mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan komunitas online Obrolan Langsat, juga menghadirkan pakar kebudayaan, sejarahwan, pengusaha kuliner dan chef terkenal.


 
Disebutkan oleh Chef Ragil bahwa kecap adalah ide orang Indonesia yang berimajinasi tentang bagaimana membuat warna coklat pada semur selain memberikan satu rasa pengganti kaldu tulang sapi yang dibakar pada hachee dan sesuai dengan lidah orang Indonesia. Kini semur menjadi sebuah hidangan tradisional khas bangsa Indonesia yang juga merupakan menu favorit keluarga, turun temurun.
Ada banyak sekali variasi semur dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi resep berikut pantas Anda coba. Akan hadir di dapur Anda, semur dengan resep autentik yang berasal dari resep kuno peninggalan Hindia Belanda.

SEMUR AYAM (SMOOR AJAM)

Bahan
  • 2 cangkir air
  • 1 ekor ayam, bersihkan, potong menjadi 8 bagian
  • 1/2 cangkir kecap manis
  • 1 buah jeruk nipis, peras ambil sarinya
  • 6 sdm bawang merah cincang
  • 6 iris jahe
  • 3 sdm bawang goreng
  • 3-4 butir cengkeh
  • 5-6 merica utuh
  • 1/2 buah pala, parut
  • 1/2 cangkir biskuit tawar, hancurkan
  • 2 sdm mentega atau minyak goreng, untuk menumis
Cara Membuat
  1. Masak air, ayam, kecap manis, air jeruk nipis, bawang merah cincang, jahe, dan merica hingga setengah matang. Angkat, pisahkan ayam dari kuahnya.
  2. Panaskan mentega atau minyak, goreng ayam sambil dibolak-balik hingga matang atau bewarna kecoklatan.
  3. Tambahkan bawang goreng, cengkeh, pala. Aduk hingga rata kemudian tuang kuah ayam. Masak sampai matang lalu angkat.
  4. Terakhir, sebelum disajikan, tabur dengan remah biskuit.

Tidak ada komentar: